SEJARAH JIAARA

SEJARAH SINGKAT: Evolusi Identitas dan Kreativitas

   Sukoharjo, JIAARA - Bermula jauh sebelum entitas ini dikenal luas. Narasi ini merupakan rekam jejak Adhitya Ramadhan dalam mengeksplorasi dunia digital, mulai dari sekadar hobi hingga menjadi identitas bisnis yang kokoh.

2012: Langkah Awal di Dunia Digital

Ketertarikan Adhitya terhadap dunia konten dimulai pada tahun 2012, saat ia masih duduk di bangku SMP. Melalui bimbingan seorang kawan, ia mulai mendalami ilmu Blogging. Pada masa itu, aktivitas ini dilakukan murni atas dasar rasa ingin tahu tanpa orientasi bisnis sedikit pun. Sebagai remaja berusia 14 tahun, fokus utamanya hanyalah mengeksplorasi platform digital sebagai wadah berekspresi.

2014: Penciptaan Nama "JIAARA"

Dua tahun berselang, sebuah tantangan personal muncul saat Adhitya ingin melakukan personal branding di media sosial Twitter (sekarang X). Mengingat nama Adhitya Ramadhan adalah nama yang sangat umum, ia kesulitan menemukan username yang unik.

Inspirasi datang dari kegemarannya pada anime Naruto Shippuden, khususnya karakter Kazekage Sabaku Gaara. Karena ingin menyisipkan nama karakter favoritnya namun tetap ingin orisinal, ia melakukan modifikasi fonetik. Ia mengganti inisial "G" pada Gaara menjadi "Ji" (berdasarkan pelafalan huruf G dalam bahasa Inggris), sehingga terciptalah nama JIAARA.

Secara filosofis, ia kemudian menyadari bahwa JIAARA juga merupakan akronim organik dari namanya sendiri: (A)dhity(A) (RA)madhan. Sejak saat itu, identitas JIAARA melekat secara permanen sebagai representasi dirinya.

2016 – 2018: Transisi Menuju Dunia Profesional

Memasuki tahun 2016, Adhitya mulai mengimplementasikan ilmu yang didapat secara otodidak maupun jalur pendidikan formal ke ranah komersial. Ia merintis karier sebagai freelance yang menawarkan berbagai layanan kreatif, meliputi:
  • Jasa desain grafis.
  • Keagenan percetakan.
  • Jasa pembuatan blog dan layanan kreatif lainnya.
Pada tahun 2018, keseriusannya dalam berbisnis dibuktikan dengan pendaftaran izin usaha resmi. Namun, kala itu ia memilih nama PADIWARA untuk mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Transformasi Menjadi Identitas Tunggal

Seiring berjalannya waktu, Adhitya merasa ada fragmentasi identitas yang terlalu banyak antara akun pribadi dan akun bisnis. Untuk menciptakan efisiensi dan memperkuat branding, ia memutuskan untuk melakukan konsolidasi. Nama PADIWARA akhirnya dilepaskan, dan ia sepenuhnya mengadopsi nama JIAARA sebagai identitas bisnis sekaligus identitas personalnya hingga saat ini.

VISI : 

  • Menjadi perusahaan yang ahli di bidang kreatif, professional, dan maju bersama dengan klien.

MISI :

  • Memiliki SDM yang kompeten dan handal di masing-masing bagian
  • Menjunjung tinggi sikap professionalisme dan musyawarah
  • Memiliki banyak relasi/partner dalam bidang yang sesuai

NILAI-NILAI DAN PRINSIP :

Dalam menjalankan usaha perlu dijunjung nilai-nilai dan prinsip sebagai berikut :
  • Umat Beragama yang taat
  • Disiplin
  • Professional
  • Kredibel
  • Bertanggungjawab
  • Visioner


MAKNA LOGO

Logo pada JIAARA adalah inisial dari nama JIAARA dan Adhitya Ramadhan sebagai pemilik itu sendiri. Dimana Logo tersebut bisa terlihat sebagai huruf "J" maupun "A" secara bersamaan.
















DomaiNesia
DomaiNesia